Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

Wakil Rais Syuriah PCNU Sidoarjo, KH Kholili kenalkan konsep Aswaja NU saat peresmian Musala al Khoirot di Kompleks Perumahan Jade Sudimoro

Selamat-Sukses-konfercab-pcnu-sidoarjo
Wakil Rais Syuriah PCNU Sidoarjo, KH Kholili Abdul Jalil saat mendampingi PT Unison Pratama Jaya meresmikan Musala al Khoirot

TULANGAN-PT Unison Pratama Jaya pada Sabtu (18/06/2022) meresmikan fasilitas umum menjadi Musala, di Perumahan Jade Sudimoro, Tulangan, Sidoarjo.

Peresmian tempat ibadah yang diberi nama al-Khoirot tersebut, dihadiri oleh Wakil Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, KH Kholili Abdul Jalil,  Sekretaris PCNU Sidoarjo, H Agus Mahbub Ubaidillah, dan Camat Tulangan, Didik Widoyodoko.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tulangan menyampaikan, “Ketentuan penyerahan fasilitas umum kepada pemerintah daerah seperti musala ini, harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan, yaitu benar-benar layak dan siap digunakan, agar tidak membebani masyarakat dalam memelihara dan merawatnya,” katanya.

“Selain sebagai tempat ibadah, Musala juga merupakan sarana untuk merekatkan tali silaturrahim. Dengan sering berjumpa melalui sholat lima waktu bersama, maka tidak terasa akan terbentuk situasi lingkungan yang harmonis,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah PCNU Sidoarjo, KH Kholili menyampaikan bahwa masyarakat di area perumahan harus saling bertoleransi sesama tetangga. Karena biasanya, warganya adalah pendatang yang tentu mempunyai budaya dan kebiasaan yang berbeda. 

“Seorang muslim harus mecontoh kebijaksanaan Rasulullah, saat momen peletakan batu hajar aswad, dimana beliau melibatkan seluruh kabilah dalam peletakannya. Oleh karenanya, warga harus saling memahami satu sama lain serta menghindari sikap egoisme dan kesombongan yang akan menimbulkan perpecahan antar warga,” ucap Kiai Kholili.

“Untuk itu, kami dari PCNU Sidoarjo menghadirkan konsep Aswaja NU sebagai paradigma pendekatan masyarakat agar dapat rukun dalam menyikapi segala bentuk perbedaan, tidak ada tujuan lagi selain untuk keutuhan Indonesia,” lanjutnya saat menyampaikan sambutan.

Kiai Kholili juga berharap dengan adanya tempat ibadah tersebut, dapat melahirkan muslim yang berwawasan tawassuth, tasamuh, dan tawazun. Sehingga terbentuk kelompok yang senantiasa menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Sudimoro, Adin Suyono, serta jajaran Forkopimka dan tokoh masyarakat setempat.

Pewarta : Maschan Yusuf

Editor : Emzed Ef

Sekretaris PCNU, Ir H Agus Mahbub Ubaidillah serahkan cindera mata berlambang NU

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.