Wabup Sidoarjo: UMKM MWCNU Prambon, Ikhtiar Kiai-Bu Nyai Perbaiki Ekonomi Warga

banner 970x250

PRAMBON – MWCNU Prambon menggelar acara Jantung Sehat bersama Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, H Subandi, Ahad (04/08/2022) di Lapangan Jedongcangkring, kecamatan Prambon, Sidoarjo.

Kegiatan yang diadakan di hari puncak Gelar UMKM dan Festival Santri MWCNU Prambon ini diramaikan oleh ratusan warga NU dan warga desa Jedongcangkring. Ada berbagai hadiah menarik dengan hadiah utama kulkas yang siap dibagikan ke masyarakat.

“Saya memberikan suatu penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya pada MWCNU Prambon. Dua tahun setengah ekonomi kita terhambat karena Covid. UMKM ini bentuk ikhtiar kiai dan bu nyai untuk ikut memulihkan ekonomi Kecamatan Prambon, ini juga merupakan ikhtiar kita bersama, bagaimana tingkat desa dan kecamatan sama-sama mengangkat UMKM untuk pemulihan ekonomi,” ujar Wabup Subandi.

H Subandi juga mengingatkan bahwa program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (KURMA) sudah bisa dicairkan. Ia mengajak camat dan lurah agar bisa mengawal program tersebut. Subandi juga mengajak Pemerintah Desa dan kecamatan untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat miskin.

“Program kami, bupati dan wakil bupati yaitu Kurma sudah bisa dicairkan, nilainya 5 sampai 50 juta, ini adalah penghargaan atas UMKM dan untuk mendukung 17 program serta visi-misi kami. Saya yakin 2022-2023 ada peningkatan UMKM hasil dari program kurma ini, mohon pak lurah dan pak camat untuk mengawal program ini, tugas pak camat dan desa yang lain adalah data Universal Health Coverage (UHC) BPJS tingkat tiga banyak yang tumpang tindih. Orang yang mampu dapat BPJS UHC sedangkan yang tidak mampu tertinggal. Mohon untuk diperbarui lagi, dan apabila ada masyarakat miskin yang tidak mampu membayar BPJS kelas tiga, segera layani pakai keterangan masyarakat miskin,” beber Subandi.

Baca Juga  Upacara HSN 2023. Wakil Ketua PCNU Sidoarjo Sabut Santri Harus Siap Isi Semua Lini

Pemkab Sidoarjo bekerjasama dengan RSUD sidoarjo, RSI Siti Hajar, RSI Siti Khodijah, RS Mitra Keluarga, RSUD Krian, dan rumah sakit-rumah sakit lainnya untuk melayani masyarakat miskin.

H Subandi menghimbau pada masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk berobat cukup chat whatsapps pak lurah, bupati atau pak camat agar bisa dikoordinasikan dengan dinas sosial.

Subandi juga meminta kerjasama dengan MWCNU Prambon untuk saling berkoordinasi menyelesaikan masalah masyarakat. “Mari koordinasi dengan MWCNU. Saya yakin semua permasalahan akan selesai. Kita kawal bersama UMKM ini supaya bisa berkembang agar bisa diekspor sesuai keinginan bapak presiden,” pungkasnya.

Diketahui, agenda Gelar UMKM & Festival Santri MWCNU Prambon ini berlangsung dari tanggal 26 Agustus sampai dengan 04 September 2022. Kegiatan yang diramaikan dengan penampilan badan otonom MWCNU sekecamatan Prambon ini ramai dikunjungi peserta setiap harinya.

Ada 80 stand UMKM yang tersedia di lokasi tersebut, diisi oleh perwakilan UMKM dari masing-masing desa di kecamatan Prambon dan Badan Otonom MWCNU Prambon.

Pewarta : Noven Lukito HS

Editor: Mustain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *