Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

Tuhan Berpihak pada Kemanusiaan

Foto penulis.


Oleh : Haedar Wahyu

“Mari kita sembelih hewan qurban dan kita hidupkan kemanusiaan”

Momentum Idul Adha menjadi peringatan tiap tahun umat muslim seluruh dunia,
Peristiwa ini memiliki rekam historis kisah nabi Ibrahim yang akan menyembelih anaknya nabi Ismail.

Kisah ini di ceritakan di Al-qu’an
jelaskan dalam ayat berikut:

وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّي سَيَهْدِينِ (99) رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ (100) فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ (101) فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (103) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109) كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (110) إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ (111)

“Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipisnya, (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” (QS. Ash-Shaaffaat: 99-111).

Tafsiran ayat secara global,
di usia yang matang 7 tahun keatas Ismail ismail diyakin bisa tumbuh dewasa dan bisa manfaat kepada sesama, diusia itu juga Ibrahim sangat mencintai putranya.

Melalui mimpi, Alloh memerintahkan kepada Ibrahim untuk menyembelih anaknya, dengan cemasnya nabi Ibrahim ia memberi tahu kepada Ismail : “duhai anakku aku bermimpi mendapatkan perintah Alloh agar aku menyembelihmu”,
dengan kerelaan atas berbaktinya dia terhadap ayahnya ia menjawab : “kalau itu menjadi perintah Alloh maka lakukanlah Ayah”.

Mereka akan melaksanakan perintah itu dengan hati Ikhlas, namun Alloh berkehandak lain dengan menggantikannya dengan seekor Domba.

Lalu mkmentum ini diperingati sebagai hari raya Idul Adha (hari raya Qurban).

Faedah yang didapat dari kisah ini adalah
1.Alloh sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
2.Ketaqwaan manusia terhadap Tuhannya Setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Saat ini kita harus merefleksikan bahwasaannya kita tidak ada alasan untuk menghakimi dan menghukumi manusia atas nama agama atau apapun, bwrbuat kekerasan, tindakan diskrimatif, hinaan dan lain sebagainya harus kita hindari.
karena banyak kisah agama yang berhikmah pada kemanusiaan seperti : Muhammad yang menghapus budaya Jahiliyah (Kebodohan)masyarakat arab, gandi dengan ajaran ahimsanya mampu mengusir penjajahan di India, Bunda Terhesa merawat orang miskin,
Paus Frensiskus merangkul dan mengobati manusia berpenyakit, kata KH. Abdurrahman Wahid : “tidak penting apa agamamu dan sukumu, ketika kamu berbuat baik kepada semua orang, orang tidak akan tanya apa agamamu?”.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 Hijryah”

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.