Teguran BMQ At-Tartil Sidoarjo, Gus Reza Kisahkan KH Hasyim Asy’ari Punya Interaksi yang Kuat dengan Al-Qur’an

banner 970x250

WARU – Wakil ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Reza Ahmad Zahid mengisahkan sosok pendiri NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asyari. Hal tersebut ia kisahkan dihadapan ratusan guru Belajar Membaca Al-Qur’an (BMQ) At-Tarti se Kabupaten Sidoarjo, Ahad (16/07/2023) di Masjid Al-Ittihad Kecamatan Waru.

“KH Hasyim Asy’ari itu punya interaksi yang sangat kuat dengan Al-Qur’an. Tidak jarang beliau menangis ketika mendengar orang membaca Al-Qur’an teruta saat mendengar ayat-ayat Al-Qur’an tentang azab,” katanya.

Pada satu waktu, KH Hasyim Asy’ari istirahat di rumahnya usai mengisi pengajian. Kakek dari KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu lantas mendengar santri membaca Al-Qur’an di Masjid Ponpes Tebuireng. Saat itu yang dibaca oleh santri tersebut adalah surat Al-Muzammil. Dengan kondisi lelah, KH Hasyim seketika bangun untuk mengambil air wudhu kemudian melaksanakan qiyamul lail.

“KH Hasyim Asy’ari semangat dalam mengajarkan Al-Qur’an. Beliau semangat dalam beriteraksi dengan Al-Qur’an. Kita sebagai murid beliau  mari semanagat berinteraksi dengan Al-Qur’an,” ucapnya.

Menurut Gus Reza, KH Hasyim Asy’ari juga sangat mengapresiasi orang-orang yang mengajar Al-Qur’an. Dalam kitab Adab Al-‘Alim wal Muta’allim, KH Hasyim Asy’ari mengatakan mengajar adalah hal terpenting dalam agama dan yang paling tingggi derajat manusia adalah mengajar.

Baca Juga  Pandangan Para Ulama Tentang Keistimewaan Nabi Muhammad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *