Pandangan Para Ulama Tentang Keistimewaan Nabi Muhammad

banner 970x250

Disarikan dari kitab Mafahim Yajibu an Tushahhaha
Karya : Prof Dr. Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani

Oleh Dr. Athoiful Fanan, M.Pd.

Pendapat para ulama tentang khashais Nabi Muhammad bermacam-macam ada yang ditulis berbentuk karya tulis, baik berbentuk syarah, maupun yang menulisnya dalam pembahasan sendiri. Karya yang paling terkenal dan lengkap tentang khashais Nabi Muhammad adalah karya al-Imam al-Hafidz Jalaluddin al-Suyuti yang berjudul al-Khashaisu al-Kubro. Beberapa ulama berpendapat mengenai khashais Nabi Muhammad dalam berbagai sanad baik yang sahih maupun dhaif bahkan mukhtalaf.

Permasalahan seperti ini sudah ada sejak dahulu antara sahih dan dhaif saya yang tidak  berdampak kepada keimanan, sebaagian ulama mengatakan sahih sebagian yang lain mengatakan tidak sahih semua berlandaskan hujjah yang melalui proses ijihad. Ruang ijtihad terbuka bagi siapa saja untuk mendapatkan kebenaran ilmu. Nabi Muhammad memberikan dua pahala bagi mujtahid yang benar dan memberikan satu pahala bagi mujtahid yang kurang tepat.

Beberapa ulama atau cendekiawan muslim memberikan pengertian khusus tentang khashais Nabi Muhammad shalla Allahu alaihi wa sallam seperti:

Ibnu Taimiyyah

Ibnu Taimiyah dikenal sebagai ulama yang keras namun ketika bicara tentang khashais Nabi Muhammad Ibnu Taimiyah menggunakan hadist yang sanadnya tidak sahih sebagai contoh, dalam al-Fatawa al-Kubro, ia berkata “sungguh diriwayatkan bahwa allah menulis Nama Nabi Muhamad shalla Allahu alaihi wa sallam di Arasy dan segala sesuatu yang ada di surga yaitu pintu-pintu, kubah-kubah dan daun-daun”.

Baca Juga  REFLEKSI MAULID NABI 1445 H; MEMPERBAIKI AKHLAK UNTUK KEMAJUAN BANGSA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *