Berita  

Pada Festival Ishari, Cak Nur: NKRI Harga Mati, Salawatan sampai Mati

banner 970x250

Dalam rangka meramaikan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama PCNU dan Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) menggelar Festival Terbang Ishari di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

Sekretaris 1 Ishari Cabang Sidoarjo Ustad Sajidin mengatakan, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1200 orang penerbang dari 11 kecamatan. Mereka akan menggelar pertunjukan selama 4 jam di pendopo pemkab itu. “Kalau mulai jam 9, selesai sekitar jam 1,” katanya.

Selain dihadiri anggota Ishari, Ketua PCNU bersama jajaran dan wakil bupati Sidoarjo juga nampak berada di tengah-tengah mereka.

Ketua PCNU K.H. Maskun menghimbau, selama kepemimpinannya komunikasi antara PCNU dan Ishari harus lebih intensif. Pasalnya, PCNU ingin mensikronkan program-program dan mendistribusikan anggaran tahunan kepada seluruh badan otonom dan lembaga yang ada. “Ishari harus menata kembali hubungan dengan PCNU karena Ishari bagian dari NU,” himbaunya.

Di depan ribuan anggota Ishari, ia pun menjelaskan bahwa Ishari adalah bagian dari santri. Saat ini pemerintah memberi ruang dan kesempatan kepada santri untuk merayakan hari besarnya sebagai penghormatan kepada para pahlawan santri yang berjuang merebut kemerdekaan.

Kiai Maskun mengapresiasi atas keberanian pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri, meski terlambat. Meski demikian sumbangsi santri kepada negeri tak pernah berkurang sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Baca Juga  LDKS MA NU Sidoarjo jadi Awal Mencetak Pemimpin Masa Depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *