Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

Maarif NU Fair 2020 dan Harlah 10 TV9 Diramaikan Artis Ibu Kota

Grup kesenian Lesbumi Sidoarjo saat tampil di puncak acara Maarif Fair dan Harlah TV9.

Puncak acara Maarif NU Fair 2020 di Alun-alun Sidoarjo terasa semarak dengan hadirnya artis-artis ibu kota seperti Veve Zulfikar bersama para aktris film The Sarung. Semarak itu pula berkat dukungan TV9 yang juga merayakan ulang tahunnya ke-10 secara bersamaan dan berada di tempat yang sama.

Ketua PC LP Ma’arif Sidoarjo Misbahudin mengatakan, pameran pendidikan di lingkungan LP Maarif itu merupakan showroom bagi lembaga-lembaga pendidikan naungan Maarif Sidoarjo. Tahun ini gelarannya bersama dengan ulang tahun TV9 Nusantara.

“Momen ini menjadi momentum bagi lembaga pendidikan NU untuk menunjukkan kemajuan pendidikannya. Segala informasi tentang pendidikan NU juga ada di sini,” ujar Misbahudin.

Puluhan lembaga pendidikan mulai tingkat MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK saling menunjukkan kualitasnya. Selain itu ada juga berbagai macam lomba, salah satunya lomba band pelajar dan senam masal. 

Selain kreasi peserta didik, acara puncak itu juga diisi oleh stand up dakwah oleh K.H. Reza Ahmad Zahid dari Lirboyo Kediri. Dalam paparannya Gus Reza, sapaannya, mengapresiasi hadirin pada malam itu yang mayoritas anak-anak muda.

“Allah itu senang dengan anak muda yang menggunakan masa mudanya dengan sebaik-baiknya,” tegas Gus Reza.

Oleh karena itu, lanjutnya, tak sedikit orang di usia mudanya sudah berkiprah dan membuat perubahan bagi bangsa, agama, masyarakat, dan negara.

Seperti halnya K.H. Hasyim Asy’ari pada usia 24 tahun sudah mendirikan pondok pesantren. Rasulullah pun diangkat menjadi pemimpin umat Islam sedunia pada usia produktif, yakni 40 tahun. Artinya, kesempatan terbaik berkarir yakni saat berusia muda.

“Malam ini malam minggu. Biasanya digunakan anak muda untuk bersenang-senang, tapi yang hadir di sini lebih memilih ngaji bersama saya,” ungkap Gus Reza.

Gelaran Maarif Fair tahun ini berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Ahad, 7-9 Februari 2020. Di penghujung acara puncak itu Lazisnu NU Care Sidoarjo juga menyerahkan koin muktamar yang dihimpun dari para undangan dan masyarakat yang hadir. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada guru-guru Maarif yang usia pengabdiannya paling lama.


Secara simbolis Ketua PCNU Sidoarjo K.H. Maskhun menyerahkan hasil penggalangan dana untuk Muktamar NU.
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.