Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

Kiai Marzuki: Siksaan Orang Munafik lebih Berat dari Orang Kafir

Panitia peringatan hari besar Islam (PHBI) dusun Kedungsari dan dusun Plumpung, kecamatan Balongbendo menggelar acara pengajian umum mengundang K.H. Marzuki Mustamar. Pengajian tersebut dilaksanakan di halaman pondok pesantren Darul Falah 8, desa Balongbendo pada kamis, 13 September 2018 malam.

Menurut Achmad Yasin ketua panitia, acara itu diselenggarakan atas usulan jamiyah tahlil dari kedua dusun sebagai bentuk peringatan tahun baru Islam 1440 hijriyah.

Dalam ceramahnya, pengasuh pondok pesantren Sabilurrosyad, Malang yang juga ketua PWNU Jawa Timur tersebut membahas sifat orang munafik yang semestinya harus dijauhi.

“Siksaan orang munafik itu lebih berat dari pada orang yang kafir. Dan orang-orang munafik itu tempatnya ada di dasarnya neraka,” terang beliau sambil membacakan penggalan surat An Nisa: 145.

Ada 5 ciri orang munafik menurut Kiai Marzuki di antaranya mudah berbohong, bersifat khianat, gemar menyebar fitnah atau hoax, berpenampilan fisik tampak baik namun tidak sesuai dengan hatinya, dan yang terakhir lebih mementingkan urusan dunia dari pada berjuang untuk agama.

Kiai Marzuki juga menjelaskan tentang kondisi umat saat ini, masyarakat mudah tertipu dengan kamuflase sampai lupa dengan guru ngaji dan para kiai yang benar-benar bisa dijadikan panutan meskipun penampilan mereka sederhana. “Jangan sampai keliru pilih panutan, jangan sampai keliru pilih kiai,” tutur beliau.

Kiai marzuki berpesan di akhir ceramahnya, agar warga NU menjauhi kelima perkara itu. Jika kita mampu menjauhi sifat munafik, kita termasuk dalam golongan orang yang benar-benar beriman.

Pengajian umum itu dihadiri oleh masyarakat umum, tokoh-tokoh masyarakat, serta pengurus NU kecamatan Balongbendo. (Kim)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.