Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor Ali Sentil Sarbumusi Saat Kongres

banner 970x250

SIDOARJO – Meski telah memiliki ketua baru, namun kekhidmatan Kongres Akbar Sarbumusi masih terasa sampai hari ini, terlebih Jum’at besok akan ada agenda Napak Tilas sejarah tempat berdirinya organisasi yang mewadahi buruh NU tersebut, yakni pabrik gula Tulangan, Sidoarjo.

Kongres Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) Nahdlatul Ulama yang ke 6 yang telah digelar di Hotel Aston Sidoarjo pada selasa (27/9/2022) hingga Kamis (28/9/2022) tersebut, menghadirkan banyak tokoh, salah satunya adalah Bupati Sidoarjo, yang kebetulan berasal dari Tulangan, sama persis dengan tempat lahir Sarbumusi.

Maka tidak heran, pria yang biasa disapa Gus Muhdhor tersebut, berapi-api dalam sambutannya, tidak lain karena ia merasa turut bertanggung jawab terhadap Sarbumusi, yang didirikan di tempat ia juga dilahirkan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan “Setelah melihat video opening tadi, saya baru tahu kalau Sarbumusi lahir di Tulangan, namun juga miris, karena 27 September 1955 jumlah anggota Sarbumusi sebanyak 2,5 juta, tapi kenapa sekarang hanya 400 ribu anggota?” Tanya pria yang juga disapa Gus Bupati tersebut.

“Kalau 57 tahun lalu dengan serba keterbatasan, Sarbumusi punya 2,5 anggota, maka di era yang serba maju ini harusnya bisa lebih besar, dan saya yakin Sarbumusi mampu mewujudkannya. Paling tidak 25 juta lah!” Lanjutnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta kongres.

Lantas putra KH Agoes Ali Masyhuri tersebut mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, yang menegaskan bahwa pergerakan atau kebaikan yang tidak terorganisasi akan kalah dengan kebatilan yang terorganisir.

Bupati muda tersebut bahkan menyentil peserta kongres, “kalian ini mempunyai nama besar, mewakili organisasi besar (NU), kok cuma punya anggota 400 ribu, apalagi Sidoarjo, harus bisa naik,” tandasnya diiringi senyum.

Baca Juga  Remaja Hanyut di Sungai Kemantren Tulangan, LPBINU Sidoarjo Turut Pencarian

Meskipun ia menyentil, namun Bupati membuka ruang untuk Sarbumusi, terlebih DPC Sarbumusi NU Sidoarjo. Dia berjanji setelah gelaran kongres, akan mengajak audiensi khusus dengan Kadisnaker Sidoarjo dan dinas terkait lainnya.

Gus Bupati juga mengingatkan, Sarbumusi harus punya marwah dan Idealisme yang kuat, jika tidak punya daya tawar yang related dengan (nasib) buruh, ia akan lari ke serikat buruh yang lain, sebab ia merasa diwakili di serikat tersebut.

“Selamat berkongres, semoga menghasilkan program-program yang konstruktif dan bisa  mewarnai Indonesia, semoga kongres ini dapat merubah Sarbumusi menjadi semakin maju dan progresif,” pungkasnya.

Kongres tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Kadisnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Subagyo, Kadisnaker Sidoarjo, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH Zainal Abidin, Wakil Ketua PCNU, KH Zainal Hayat dan Sekretaris PCNU Agus Mahbub Ubaidillah, serta sejumlah tokoh lainnya.

Pewarta: M Al Haykal

Editor: Emzed Ef

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *