Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

Arak-Arakan Gunungan Ladu Semarakkan Pembukaan Pameran UMKM MWCNU Sukodono

Selamat-Sukses-konfercab-pcnu-sidoarjo
Ketua MWCNU Sukodono memberangkatkan arak-arakan gunungan ladu di makam Mbah Barnawi Desa Ngaresrejo, Sukodono (Foto : Yuli Riyanto)

SUKODONO-Acara pembukaan Pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Festival Santri 2022 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo disemarakkan dengan arak-arakan gunungan jajan tradisional ladu Pasar Legi, Jum’at (10/06/2022).

Ketua MWCNU Sukodono H Fathul Ibad mengatakan, arak-arakan ini dalam rangka napak tilas sejarah jajan ladu di Kecamatan Sukodono sekaligus mengangkat kembali jajan khas Pasar Legi tersebut yang saat ini hampir punah.

“Arak-arakan dimulai dari makam Mbah Barnawi di Desa Ngaresrejo, sebelumnya kita awali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Selanjutnya gunungan ladu diarak menuju Pasar Legi Desa Jogosatru tempat jajan tradisional ini biasa dijual,” cetus H Ibad, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, gunungan ladu dengan diiringi sekitar tujuh mobil, dua ambulans LAZISNU dan puluhan sepeda motor bergerak melewati Desa Cangkringsari, Sambungrejo, Bangsri, Sukodono, Panjunan dan berakhir di lokasi pameran UMKM MWCNU Sukodono di Lapangan Desa Masangankulon. Adapun jarak yang ditempuh sekitar tujuh kilometer.

“Alhamdulillah, MWCNU beserta banom dan lembaga kompak mengikuti arak-arakan ini. Bahkan beberapa kepala desa turut serta bergabung dalam arak-arakan, acara berlangsung aman dan terlihat meriah,” imbuhnya.

H Fathul Ibad menjelaskan, jajan ladu ini sudah ada di Kecamatan Sukodono sejak kurang lebih puluhan atau bahkan mungkin ratusan tahun yang lalu dan perlu untuk dipromosikan dalam momen pameran UMKM MWCNU Sukodono yang akan berlangsung tanggal 10-19 Juni mendatang.

“Jajan Ladu Pasar Legi adalah asli produk lokal Sukodono yang saat ini hampir punah, oleh karena itu perlu dilestarikan kembali bahkan dikembangkan lagi. Ladu ini dulu banyak disukai anak-anak kecil, karena ada benderanya dan harganya pun murah sekali,” bebernya.

H Ibad berharap, pameran UMKM MWCNU Sukodono ini bisa membantu menggerakkan kembali perekonomian yang sempat terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sukodono khususnya warga Nahdliyin untuk ikut menyukseskan pameran ini dengan mengunjungi dan belanja di stan UMKM yang menyediakan banyak produk. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya pameran UMKM ini,” pungkasnya.

Diketahui, acara pembukaan pameran dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Wakil Ketua DPRD Jatim, Kepala Dinkop UMKM Sidoarjo, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sukodono dan beberapa kepala desa.

Selain itu, tampak hadir jajaran pengurus MWCNU beserta badan otonom (banom) dan lembaga, ketua ranting NU se-Kecamatan Sukodono, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan.

Pewarta : Yuli Riyanto
Editor: Musta’in

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.