Situs Resmi PCNU Kab. Sidoarjo

200 Guru Tahfidz Diberi Wawasan tentang Sistem Penilaian

Semakin bertambahnya lembaga tahfidz dan sekolah yang memiliki program tahfidz di Sidoarjo, Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyah (MATAN) Sidoarjo bersama Blawong Putra Delta dan Ikatan Alumni Madrasatul Quran Putra Delta menggelar Seminar Tahfidz di SDTQ Annafi’iyah Tulangan.

Seminar tersebut menghadirkan Dr. K.H. Khusnul Hakim, M.A Pengasuh Pesantren Lingkar Studi Alquran Jakarta dan K.H. Deden Makhyaruddin, M.A Ketua Indonesia Muroja’ah Foundation. Tema seminar kali ini yakni Menumbuhkan Tradisi Tahfidz Ulama Terdahulu dalam Perspektif Manajemen Pendidikan.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 guru tahfidz dan pemangku kebijakan lembaga pendidikan tahfidz di Sidoarjo. Peserta dari luar kota pun nampak dalam kegiatan itu.

Ketua panitia seminar Syaifuddin mengatakan, tujuan dilaksanakannya seminar agar guru-guru tidak hanya fokus pada kemampuan menghafal, namun juga memahami sistem penilaian para penghapal Alquran.

“Tujuan seminar tahfidz ini agar peserta mendapatkan ilmu dan kemudian mengaplikasikan di lembaganya,” kata Syaifuddin, Ahad, 23 September 2018.

Seminar tersebut juga membicarakan tentang membangun kemaslakhatan umat. Alasannya, menurut Kiai Deden akan datang suatu masa di mana penghafal Quran tidak paham ilmu agama.

Ketua MATAN Sidoarjo Agus Sirojul Chakim menambahkan, seminar kali ini juga menjadi awal membangun silaturahmi antar alumni pondok pesantren. Selain itu untuk memberdayakan santri agar bermanfaat bagi masyarakat. (Abi)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.